5 Hal Yang Aku Lakukan Selama Jadi Pengangguran

Siapa sih yang pengen nganggur? ya mungkin untuk 1-2 bulan awal menyenangkan, tapi selebihnya? stress yang ada. Apalagi yang tadinya sibuk banget, tiba-tiba ga ada kegiatan apa-apa. Bukan hanya stress pikiran, tapi stress karena ngadepin pertanyaan kerja di mana, kapan dapet kerja, dll. Terutama jika bertemu dengan orang yang lebih sukses dari aku, yang ada malah iri banget.

Entah kenapa kalau nganggur begini bawaannya lebih sensitif. Apapun itu bisa jadi pikiran, pokoknya baper banget bawaannya. Tapi emang bisa dibuktikan dari sisi psikology kalau orang nganggur itu rentang terganggu kesehatan mentalnya. Sesuai dengan artikel yang ku baca di sini memang menyebutkan bahwa menurut tim peneliti dari Universitas Washington and Lee, Amerika Serikat (AS), seseorang yang menganggur selama lebih dari 25 minggu (6 bulan) dalam setahun terakhir berisiko tiga kali lipat mengalami masalah kesehatan mental.

Oleh karena itu, demi mensiasati terganggunya kesehatan mental pada diriku ini aku mencoba untuk melakukan hal-hal yang membuatku sedikit waras. Iya bisa waras disaat keadaan tidak baik-baik saja seperti sekarang ini. Ketidakpastian membuatku sering overthingking, sering menyalahkan diri sendiri dan parahnya sering membuat keributan di rumah hanya karena perkara sepele. Ga mau itu terjadi terus-menerus aku sudah membuatkan 5 poin yang  aku lakukan selama nganggur:

1. Buat jadwal harian selama nganggur
Membuat jadwal harian selama nganggur itu perlu karena disaat bingung harus ngapain, aku sudah tau akan ngapain pada jam-jam berikutnya. Jadi ibaratnya jadwal harian ini sebagai reminder, sebagai pengingat bahwa ada kegiatan yang bisa dilakukan selama nganggur setiap harinya. Walau aku sendiri masih beradaptasi ya, tapi perlahan lumayan membantuku dalam menangani masalah ga produktif. Inginku adalah pengen produktif selama nganggur dan terjawab sudah semenjak ada jadwal harian.

Tips dariku, buatlah jadwal yang membuat kamu enjoy dalam menjalani hari-hari. Jangan terlalu memaksa, tapi jangan terlalu longgar. Yang menurut kamu pas dan masih ada space untuk istirahat dan menikmati jadi pengangguran itu sendiri. Aku sendiri menyediakan waktu untuk sekedar bersantai-santai, karena kapan lagi bisa tidur siang, bisa ngegym disaat orang lain kerja.

2. Cari kegiatan tambahan
Selama nganggur ini, aku berusaha untuk mencari kegiatan tambahan yang bermanfaat. Entah itu menghasilkan uang, membuat tubuh menjadi lebih bugar atau dapat menjadikan otak lebih pintar. Aku berusaha untuk bisa belajar ilmu dan skill baru seperti bahasa inggis, SEO untuk blog, atau belajar untuk menunjang skill aku di bidang business analyst seperti excel, sql, power BI, Tableu dan phyton.

Selain mencari kegiatan untuk dapat membuat tubuh bugar dengan mencoba olahraga yaitu gym, jogging, badminton dan renang. Semua olahraga yang sifatnya tidak membuang uang aku coba, selagi bermanfaat dan menyenangkan.

Selain itu, aku juga menambah kegiatan selama nganggur dengan mulai rajin ngonten di sosial media seperti tiktok, instagram, dan threads. Aku mulai konsisten ngonten dengan niche yang beda-beda di setiap akunnya, menjadikan aku super sangat sibuk. Ga kerja aja sibuk apalagi kerja ya.

3. Berhemat, Stop kelayapan dan jajan di luar!
Dengan menganggur ini membuatku jadi jauh lebih hemat dari sebelumnya. Yang biasanya aku makan ini dan itu, sekarang sebisa mungkin aku rem. Aku tahan untuk makan yang enak-enak, atau mending aku makan makanan di rumah, kalaupun bisa buat sendiri mending begitu. Makan di luar itu sebenarnya ga apa-apa asal jangan sampe menguras dompet ya. Apalagi jajan ngopi di luar! duh mending buat sendiri di rumah. Kebetulan aku sendiri punya brew kopi ataupun matcha cup yang bisa dipake di rumah. Jadi bisa menghemat uang banget jajan di luar sana.

4. Lebih rajin beribadah dan bersyukur
Ga tau kenapa, selama nganggur ini aku jadi lebih banyak beribadah. Yang tadinya jarang sholat, jadi perlahan-lahan mulai kepikiran untuk sholat dan bisa sholat 5 waktu adalah anugerah. Bisa sholat malam itu anugerah dan rezeki bagiku. Aku ga perlu takut siangnya bakalan ngantuk. Aku ga perlu takut ga konsen seharian karena harus bangun lebih pagi. Intinya, nganggur membuatku jadi lebih deket dengan Allah. Jadi membuatku lebih banyak waktu untuk bisa beribadah.

Selain itu, nganggur ini bisa membuatku paham apa artinya bersyukur. Balik lagi sih di nomor 3 yaitu berhemat. Aku jadi tau apa artinya cukup, stop dan berhenti. Karena ya selama ini aku terlalu banyak ngeluh, merasa kurang terus.

5. Fokus dan semakin mengenal diri sendiri
Percaya atau enggak, pas nganggur gini aku jadi lebih fokus sama diri sendiri. Jadi semakin paham diri sendiri ini maunya gimana. Pas denger kabar bahwa aku kena PHK, aku sempet stress berat memang. Tapi aku coba ngobrol dengan diri sendiri, coba merenung di kesunyian, coba berkaca ke diri sendiri. Justru itu yang membuatku kuat sampai hari ini. Karena saat kerja dulu, boro-boro mau ngobrol sama diri sendiri ya, mau sekedar rebahan aja sulit.

Mengenal diri sendiri ini penting karena ya siapa lagi yang bisa nolong selain diri sendiri kedepannya. Semakin mengenal diri sendiri juga menjadi pengingat aku untuk kehidupan kedepannya seperti apa.

Nah, segitu aja 5 kegiatan yang aku jalani selama pengangguran ini. Ya, aku ga tau akan sampai kapan pengangguran ini berakhir. Semakin ke sini aku semakin risau memang, tapi yaa aku berusaha tetap tenang dengan menjalani 5 poin kegiatan di atas tadi yang membuatku bisa sedikit waras lah ya.

1 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *